SM Mochtar adalah salah satu pencipta lagu Anak yang cukup terkenal. Beberapa dari lagu ciptaanya bahkan masih sering dialunkan oleh anak-anak Indonesia. Namun sayang, nama Pak Mochtar tidak setenar lagu anak ciptaannya. Bagi Anda yang ingin mengenal lebih dekat sosok SM Mochtar, berikut ulasannya:
Dilahirkan di Makassar tanggal 5 Januari 1934. Sejak berusia 4 tahun tokoh terkenal ini telah mulai menunjukkan bakatnya di bidang musik yaitu dengan bermain piano. Satu hal yang pantas disaluti adalah, Pak Mochtar belajar piano secara otodidak tanpa bantuan seorang guru. Namun, itu tidak menghalanginya untuk menjadi seorang yang ahli di bidang musik.
Pencipta lagu asal Makassar ini mengenyam pendidikan tinggi di jurusan Bahasa Perancis pada Fakultas Sastra Universitas Indonesia. Di masa mahasiswa kemampuan bermusik Pak Mochtar sangat mengagumkan, beliau bahkan mendapatkan beberapa kesempatan beasiswa di sekolah musik di Jepang. Namun, entah kenapa tawaran itu ditolak oleh SM Mochtar.
Pak Mochtar dikenal sebagai pencipta lagu yang sangat diakui kemahirannya namun tidak suka diekspos mengenai keahliannya dalam menciptakan lagu. Saat diadakannya festival lagu pop internasional di Jepang pada tahun 1971 yang bertempat di Jepang lagu ciptaannya yang berjudul From the Deepest Love from Jakarta memperoleh penghargaan dari panitia. Peserta festival bahkan tidak mengetahui bahwa pencipta lagu yang memperoleh penghargaan tersebut berada di tengah-tengah mereka. Di festival itu Pak Mochtar tampil sebagai dirigen orkestra yang mengiringi lagu From the Deepest Love from Jakarta. Dalam acara itu sekaligus Pak Mochtar menjadi orang Indonesia pertama yang pernah menjadi dirigen di Tokyo.
Berikut beberapa lagu anak ciptaan Pak Mochtar:
- Kasih Ibu, lagu ini menceritan tentang betapa besarnya kasih seorang ibu.
- Burung Kenari, bercerita tentang keindahan burung kenari.
- Ibu Guru Kami, bercerita tentang bagaimana jasa seorang ibu guru.
SM Mochtar adalah seorang pekerja keras dna bahkan beliau mengabaikan kesehatan dirinya sendiri. Akibatnya beliau menderita kanker hati dan liver. Penyakit ini mengantarkan beliau pada akhir hayatnya pada 20 Juli 1973.



July 19th, 2011
Nurhaida
Posted in
Tags: 


